Catatan Seorang Prajurit Kecil

Ikon

biarlah semua itu berjalan sesuai "skenario" NYA – jika kau telusuri, semua logika itu akan kau temukan

Rekayasa Perangkat Lunak – (Bagian 4)

Oke kali ini saya akan coba sharing kelanjutan dari tulisan sebelumnya, masih seputar rekayasa perangkat lunak, namun kali ini saya mencoba untuk membandingkan model-model dari rekayasa perangkat lunak, yaitu: Linear sequential, prototyping, RAD dan Evolutionary Software Process… seperti biasa, mohon koreksi dari teman-teman….

Setelah melakukan kajian beberapa model dan paradigma rekayasa perangkat lunak, berikut ini penulis akan memberikan matriks perbedaan dari kelebihan dan kekurangan masing-masing model. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Software Engineering, , , , ,

Rekayasa Perangkat Lunak – (Bagian 3)

Pada postingan sebelumnya saya sudah sharing pengertian mengenai rekayasa perangkat lunak, nah berikut ini saya akan sharing lagi sedikit mengenai Model dan Paradigma Rekayasa Perangkat Lunak, mungkin dalam tulisan kali ini terdapat banyak kesalahan dan/atau  perbedaan pendapat dari teman-teman, untuk itu saya mohon koreksi nya, demi kemajuan kita bersama…

oke langsung aja…

Seperti yang sudah penulis bahas pada Bab – 1 sebelumnya, bahwa banyak para pengembang perangkat lunak yang salam dalam memahami model dan paradigma, sehingga berdampak pada ambigu terhadap disiplin rekayasa perangkat lunak yang digunakan. Sebelum lebih jauh membahas model dan paradigma rekayasa perangkat lunak, penulis akan mengulangi sedikit penjelasan dasar mengeani model dan paradigma itu sendiri. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Software Engineering, , , ,

Rekayasa Perangkat Lunak – (Bagian 1)

Udah lama ga nge post, disibukan oleh kerjaan kantor yang terus bertambah…;-) tapi pengen maksain untuk nge post, ya udah jadinya tugas kuliah di posting disini, yah..itung-itung sharing juga, takutnya apa yang saya tulis keliru atau sedikit sesat alias menyimpang…;-)… ya udah langsung aja…

Perangkat lunak merupakan salah satu sistem terkompleks yang pernah dibuat oleh manusia. Dalam sejarahnya hingga saat paper ini ditulis, perangkat lunak sudah mengalami banyak perubahan dan kemajuan baik dari segi metodologi pengembangan, model pengembangan, paradigma pengembangan maupun ruang lingkup dari perangkat lunak itu sendiri. Sebagai contoh: sebelum era tahun 90 an, para pengembang perangkat lunak menggunakan metodologi terstruktur (Pressman menyebutkan metodologi ini sebagai metodologi konvensional) dalam membangun perangkat lunak, metodologi ini menuntut para pengembang perangkat lunak menggunakan paradigma terstruktur dimana sudut pandang pengembang difokuskan kepada proses dan algoritma penyelesaian masalah, namun setelah era tahun 90 an, paradigma orientasi objek di populerkan, dimana paradigma ini menggunakan sudut pandang pengembangan perangkat lunak yang memandang segala sesuatu sebagai objek yang memiliki attribute dan metode. Paradigma dan metodologi berorientasi objek telah terbukti mampu dalam memberikan solusi untuk proyek pengembangan perangkat lunak baik skala kecil, sedang maupun besar, sehingga banyak pengembang perangkat lunak (bahkan hampir seluruhnya) mengubah paradigma mereka dari paradigma konvensional menjadi paradigma berorientasi objek. Baca entri selengkapnya »

Filed under: Software Engineering, , , , , , , ,

Navigasi

Total Pengunjung

  • 109,971 hits