Catatan Seorang Prajurit Kecil

Ikon

biarlah semua itu berjalan sesuai "skenario" NYA – jika kau telusuri, semua logika itu akan kau temukan

Membangun FTP Server Menggunakan VSFTP Di Fedora Core 6

Hai, teman-teman ketemu lagi neh… haha 😉 kali ini saya ingin berbagi pengetahuan dikit, mengenai FTP Server. Tentunya teman-teman udah tahukan apa itu FTP Server, ringkasnya gini FTP server itu kependekan dari File Transfer Protocol, jadi digunakan untuk melakukan transfer File, dengan membangun FTP Server pada server kita, maka kita bisa mengambil data yang ada diserver kita secara remote menggunakan FTP Client.

Nah, sekarang saya akan coba untuk membangun FTP Server di FC 6 menggunakan VSFTP. Oke untuk langkah pertama, install dulu FTP Server di FC6, kebetulan disini saya menginstall FTP menggunakan DVD linux FC6 yang sudah saya beli, nah untuk menginstall menggunakan paket RPM terpisah, teman-teman bisa cari aja di google. 😉

Oke, sekarang saya anggap FTP Server sudah terinstall di FC teman-teman. Konfigurasi file VSFTP ada di

# vi /etc/vsftpd/vsftpd.conf

Ada banyak item yang bisa teman-teman ubah untuk settingan dan konfigurasi FTP Server, yang paling penting dan harus di ubah yaitu

anonymous_enable = NO

Default dari anonymous_enable =YES, yang artinya memperbolehkan anonymous user untuk masuk ke FTP Server kita, ubah konfigurasi ini menjadi NO agar tidak semua orang bisa masuk ke FTP Server kita.

vsftpd1

Nah, jika sudah diubah, kemudian ketikan perintah berikut untuk starting FTP Server service

# chkconfig –level 345 vsftpd on

# /sbin/service vsftpd start

Sebenarnya pada tahap ini, FTP Server kita sudah berhasil di install dan di konfigurasi, nah bagaimana agar client bisa me remote FTP Server yang sudah kita konfigurasi, ikuti langkah berikut.

Pertama, download free software FTP Client, saya menggunakan Filezilla, teman-teman bisa gunakan FTP Client yang lain. Agar kita bisa meremote FTP Server, buat sebuah account di Linux dengan perintah

# useradd xxx

# passwd xxx

password : 123456

Nah, sekarang coba masuk ke FTP client yang sudah diinstall di komputer client, dan login menggunakan

Hostname = IP dari PC Linux Anda (FTP Server)

Username = username dari user linux yang baru kita buat diatas yaitu “xxx”

Password = password dari username “xxx”

Port = 21

Oke sekarang coba connect ke Server, jika gagal, kemungkinan kesalahan ada pada

  1. Jaringan Anda, pastikan reply ketika di ping
  2. Username / Password Anda
  3. Salah pada saat installasi
  4. Service belum start
  5. Atau Firewall yang aktif di PC linux (FTP Server) kita tidak mengizinkan port 21

Oh ya, agar username yang kita add tadi bisa masuk ke seluruh folder di FTP Server kita, masukan username tersebut ke dalam group root

# useradd -g root xxx

Oke, selamat mencoba, jika ada masalah atau kendala, bisa hubungi saya di agotekom@gmail.com

Filed under: Linux, Networking

Virtual Server Menggunakan Modem ADSL Billion Bipac 7300A

Teman-teman, kali ini saya ingin berbagi pengalaman, ketika saya melakukan konfigurasi NAT di kantor saya. Saya menggunakan ADSL Modem Billion Bipac 7300A, modem ini termasuk salah satu modem yang tidak familiar dikalangan teknisi Telkom Speedy, karena kemaren waktu saya mendapatkan masalah pada saat mengkonfigurasi NAT, teknisi speedy datang 2 kali dengan orang yang berbeda ke kantor saya, dan mereka tetap tidak bisa mengkonfigurasi Modem ini.

Berikut ini topologi jaringannya

virtual_server_1

Nah, saya bermaksud ingin mem publish Web Server saya agar bisa diakses dari internet, setelah saya baca-baca panduan user guide dari modemnya, modem ini memiliki fitur Virtual Server untuk melakukan port forwarding yaitu layanan untuk memforward port yang datang dari internet ke komputer yang ada di lokal jaringan kita.

Untuk mengkonfigurasi itu semua saya membutuhkan IP Public dari Speedy, karena menurut salah seorang staff teknisi speedy, untuk langganan speedy unlimited paket office IP Public nya belum diaktifkan, makanya kita harus minta aktifkan dulu ke Telkom Plaza terdekat di kota Anda.

Oke, sekarang kita langsung aja kongiurasi, pertama-tama disable kan dulu fitur Block Wan Request pada modem ini.

virtual_server_2

Sekarang, tinggal konfigurasi Virtual Server nya,

virtual_server_4

Setelah itu enablekan DMZ dan masukan IP Public yang sudah teman-teman dapatkan dari Telkom Plasa tadi

virtual_server_5

Sekarang klik tombol Save dan Save Config To Flash, nah jika sudah selesai, coba akses dengan mengetikan http://<IP PUBLIC ANDA> pada browser, tunggu dan lihat apa yang terjadi…

Error…? Tentu saja karena bawaan modem ini memblokir port 80 dari luar, bagaimana solusinya? Gunakan port lain untuk mengakses Web Server Anda, misalnya 119. Ubah konfigurasi pada httpd.conf di apache Anda. Kebetulan saya menggunakan FC 6, untuk mengubah konfigurasi httpd.conf ketikan perintah berikut

# vi /etc/httpd/conf/httpd.conf

Kemudian ubah port listen sesuai port yang teman-teman inginkan, misalnya 119

virtual_server_6

Kemudian simpan dan restart apache Anda, dengan mengetikan perintah berikut

# /sbin/service httpd restart

Nah sekarang, masuk ke modem lagi, dan masuk ke Virtual Server kemudian masukan konfigurasi seperti berikut

virtual_server_7

Save dan Save Config To Flash, sekarang coba ketikan alamat berikut pada web browser teman-teman http://<IP_PUBLIC&gt;:119, misalnya http://10.11.22.34:119, lihat apa yang terjadi, Web Server lokal teman-teman sekarang bisa diakses dari internet. Untuk port-port lain seperti FTP, Email dan lain-lain, sama saja, tinggal arahkan ke IP komputer dimana server-server tersebut di konfigurasi.

Oke deh gitu aja, selamat mencoba yah, maaf jika ada kata yang salah, atau artikelnya basi…kalo ada yang kurang dipahami atau masalah, email aja ke agotekom@gmail.com

Filed under: Networking

Navigasi

Total Pengunjung

  • 108,619 hits